Ada ketakutan yang hinggap
Ada kegelisahan yang menyelinap, masuk
Membuat aksara-aksara yang tertulisa hanya guyonan belaka
Mempertanyakan?
Dan demi apapun aksara-aksara itu bersuara
Kumpulan kalimat itu memainkan drama
Penonton berjejalan masuk
Dimulailah repertoar berjudul “Adakah Hari Esok?”
Pukul 00.01
Hari berganti, aksara masih terlelap sunyi
Hingga hari esok pun berganti lagi
Akankah aksara memenuhi janji?
Dalam sunyi yang lelap, aksara berbisik, “Curilah saja…
Curilah…”
Terlihat senyum simpul dan kerlingan matanya, lalu dia pun
berlalu
No comments:
Post a Comment