May 2, 2010

Mempertanyakan Tua

Seminggu sudah saya menapaki umur terbaru saya. 20. Bisa dikatakan tidak muda lagi. Tidak muda?? Hmmmmm.. Coba saya koreksi sebentar. Tidak muda lagi hanyalah sebuah "mitos" atau sebuah "konon" untuk saya, karena saya berprinsip bahwa setiap bertambah umur kita selalu bertambah muda. Atau intinya adalah tua adalah sebuah kata dimana saya menolaknya. Entah itu adalah "ketakutan pribadi" saya atau malah "pembangkangan" terhadap usia.

Tua memang suatu hal yang sulit, kawan. Karena ketika kita menapaki usia itu kita dihadapkan pada sebuah hal yang sangat krusial, dimana pilihan hidup (mempunyai kehidupan yang sejahtera) adalah pilihan yang sulit. Take it or leave it!!! Tua adalah dimana beban hidup semakin banyak, kita dituntut bekerja ekstra keras dan memutar otak lebih cepat karena dunia ini adalah ibarat belantara, kita harus bisa bertahan hidup di sana.

Seorang teman berkata kepada saya, dia bersabda, "Janganlah berhura-hura untuk merayakan ulang tahun, karena pada dasarnya jika kita ulang tahun umur kita berkurang satu, dan semakin dekat dengan kematian". Yah, itulah kira-kira yang dia sabdakan. Saya jujur tak terlalu mengkawatirkan itu, karena mati itu adala takdir kita bukan? Tuhan telah mempunyai kuasa untuk kita, kita tak bisa memungkirinya.

Dengan kata lain, syukuri dan nikmati hidup ini selagi kau mampu......





Kuhirup udara kebebasan dalam hidup yang terbuang
Hanya 'tuk menikmati indahnya langit malam ini.....

Ketika nasib tak berpihak
Berdendanglah karena malam ini pasti,
cahaya akan menuntunmu pulang

Tak bisa kupungkiri batu yang menyandung tadi
Masih terasa sakit , tapi jadikanlah itu suatu pembelajaran, untuk
melihat sekelilingmu, putar otakmu, lalu berjalanlah capai tujuanmu