Jan 24, 2015

Kehidupan Kedua

Kau lukiskan jingga dalam bait tak terjamahku
Berharap kabar baik meluluhkan sendu
Tapi apa dayaku?
Aku jauh dari ucap semesta

Sekilas guratan sepi wajahmu terbayang
Di pemakaman ini hadirmu melayang

Jika bentang rahasia masih kau simpan dalam secuil penamu
Tak akan pernah bisa kita sibakkan dunia
Aku bukanlah kehidupan dalam permadani yang kau hamparkan

Di belantara antah berantah ini aku teringat
Tentang malam yang kau genggam, dalam
Malam yang berangsur luluh kau topang tepat di jarimu
Lalu kau belahnya, kau masukkan ke sebuah surat yang ku terima
Ingatkah kau tentang hari itu?

Kau adalah kehidupan yang tak kuhidupi
Di pemakaman ini kutitipkan setangkai mawar untukmu
Ia tak ingkar temanimu melaju,
Di setiap titian kecil langkahmu
Jadikanlah pegangan saat kau ragu
Jadikanlah cahaya saat mendung menjemputmu

Dan kelak kelopaknya akan meneduhkan kita,
Saat bibir tak kuasa lagi bicara
Saat tangan dan kaki kita menghampa

Semoga tak akan layu saat kita genggam
Di kehidupan kedua, bersama