Mendekap kedua kaki di ruang penuh sesak
Tak ada sempat ‘tuk berontak
Bayangan pucat pasi
Tertunduk lesu, mengingkari
Jendela berderat
Peluh menjamah tubuh
Tak ada udara bebas di sini
Tak ada udara bebas di sini
Dari luar seorang berteriak, “Matikan TV-mu!”
No comments:
Post a Comment