Tuhan itu lucu. Jangan salah
sangka dulu, ini bukanlah bentuk peremehan atau ketidakpercayaan saya
terhadapNya. Melainkan ini hanyalah ekspresi kekaguman saya terhadapNya. Saya
suka dengan caraNya bekerja. Kadang Dia menunjukkan KuasaNya di saat yang tak
terduga dan secara tiba-tiba, misalnya dengan pertanda. Dan lewat pertanda
pulalah dia menyentil umatnya. Jika kamu menyadarinya, mungkin kamu akan
tersenyum geli.
Apa yang saya alami hari ini, saya yakin
adalah sebuah pertanda dari Dia. Sebuah sentilan yang manis, hahaha. Jadi
alkisah, sebelum tulisan ini dibuat, saya iseng-iseng membuka Twitter. Saya scroll Timeline dan mendapati
perbincangan dua teman saya yang sedang mengobrolkan jurnal abstrak skripsi.
Dari sini pasti kamu sudah tahu arah tulisan ini, kan? Hahaha. Dan entah kenapa
tiba-tiba saja saya teringat koran yang saya baca tadi siang, salah satu
artikelnya membahas tentang obyek penelitian skripsi saya. Sudah semakin jelas,
kan, arah tulisan ini? Hahaha. Suatu kebetulan yang, entahlah, mungkin sudah Dia rencanakan untuk saya. Hanya melalui sunggingan bibir dan senyuman geli
saya menyimpulkan peristiwa ini. Ngomong-omong tak perlu, kan, saya menulis kesimpulan peristiwa tersebut? Karena saya tahu kamu pasti sudah you know me so well, begitu kata SM*SH.
Kamu pasti juga pernah mengalami
itu, kan? Apa yang kita lakukan setelahnya adalah tergantung penyikapan kita.
Jika kamu bertanya apa yang akan saya lakukan, jawaban saya adalah, “Si anak
pemalas ini kemungkinan besar telah menemukan niatnya.”
No comments:
Post a Comment