Oct 11, 2013

Kenapa Berhenti?

Kenapa berhenti?
Aku tahu, hujan memang belum turun hari ini
Mungkin kau kecewa
Tapi apa daya bulir-bulir rapuh belum bermesraan dengan rima rintiknya

Kata-kata ini menjadi saksi,
hadirnya mendung dan angin bergemuruh
Membawa pertanda bagi rerumputan kering kota ini
Mengubur kebisingan dan kegilaan dalam satu kali tepukan tangan

Mungkin saja percaya itu tinggal menyisakan huruf "y" dan "a"
Karena percaya itu sekarang menjadi perca,
perca yang berhamburan, tergeletak, berantakan
Dan di bait ini semoga perca tadi dapat bersatu lagi menjadi percaya

Ahhh, semakin membosankan tulisan ini
Sama bosannya ketika aku melihat tanah-tanah gersang
Maka izinkanlah aku untuk melakukan tarian ritual pemanggil hujan
Jikalau hujan t'lah datang, aku berjanji tak akan ada lagi "kenapa berhenti?" hadir sebagai pertanyaan

No comments:

Post a Comment