Mencoba memainkan rima
Dari untaian kata yang berbicara
Menjadikan bahasa sebagai aktor panggung drama
Tentang hujan yang turun semalam
Tentang bulir-bulirnya yang senantiasa jatuh
Menggulirkan wacana dalam guratan pena
Adalah benih-benih yang kau hidupi
Teguklah luka dalam secawan duka
Peta yang kau hamparkan,
kurasa sulit untuk kuterjemahkan
Merajut awan menjadi semesta
Banyak mimpi tergantungkan padanya
Tapi ketika kau jentikkan jari
Apa yang aku, mereka, kau cari kadang tak akan pernah
terberi
Semua menjadi ilusi
Pohon-pohon berbuah misteri
Seperti senja yang terpepatkan menjadi jelaga
Wahai engkau, jalan ceritamu masih sulit aku cerna
No comments:
Post a Comment