Ketika pertama kali berjumpa,
mendung menyuruh mentari 'tuk pergi,
sisa-sisa embun bercampur rintik hujan semalam
Alangkah indah 'tuk dikenang
Setelah lama mengenal,
kuberanikan diri 'tuk berjabat tangan
Bergandengan, dan pada akhirnya berjalan bersama
Melewati jalan setapak berujung pada satu arah
Kini, setelah lama berjumpa
Tak lagi kutemui bayangnya
Kursi di taman ini kosong, tak ada pemilik
Ribuan kata tersapu bersama angin kemarau
Biarlah, tak kan kusesali
Toh, kursi di taman ini akan ada pemiliknya lagi
Pun, angin kemarau kan segera hilang
Berganti dengan datangnya musim penghujan
No comments:
Post a Comment