Membersihkan dan menata kamar yang tidak pernah dibersihkan dan ditata itu sangat melelahkan sekali ya? Saya kemarin memulai 2M (membersihkan dan menata) kamar dari jam 09.00 dan baru berakhir pada jam 14.00. Padahal kamar saya tak seluas perut saya.
Saya adalah seorang yang suka menghabiskan waktu di kamar. Mulai dari membaca buku, menonton TV, hingga menjadi Jamaah Galauniyah. Akibat dari itu, banyak barang yang menumpuk di kamar, terutama yang berbentuk kertas. Lebih parah lagi adalah seringnya saya tidak menaruh barang pada tempatnya, menambah carut marut suasana kamar saya. Pengibaratannya (yang sering kita dengar) seperti "berada di dalam kapal pecah". Berarti kapal saya menyerupai kondisi Titanic yang hampir tenggelam, hanya saja minus Jack dan Rose.
Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya melakukan 2M di kamar saya. Ketika melakukan 2M kemarin, barang-barang yang ada di kamar sudah berdebu semua. Dan ternyata, banyak barang yang seharusnya sudah dibuang, tapi masih saya simpan. Inilah yang menjadi pertanyaan saya, kenapa setiap orang suka menumpuk barang? Entah ini faktor keturunan atau tidak, yang jelas kelakuan saya ini sama seperti yang dilakukan oleh nenek dan ibu saya. Nenek dan ibu saya sering menumpuk satu barang: tas plastik. Ditambah, nenek saya sering menumpuk gelang karet, sedangkan ibu saya sering menumpuk kardus-kardus. Pasti alasan orang yang mempunyai kebiasaan seperti ini adalah barang tersebut sayang untuk dibuang, dan menganggap barang-barang itu berguna suatu saat nanti. Dulu pernah salah satu stasiun televisi swasta menanyangkan film dokumenter tentang kebiasaan tersebut. Tapi apa daya, saya tidak ingat judulnya. Kalau kamu berhasil menemukannya, tolong saya dikabari.
Walaupun kebanyakan barang yang saya simpan tersebut akhirnya berakhir diloakan, tapi ada beberapa barang yang masih saya simpan karena barang-barang tersebut memorable bagi saya. Barang-barang tersebut membuat saya bisa melakukan flashback ke empat tahun lalu ketika saya menjadi mahasiswa semester 1. Saya sekarang masih semester 1 kok, bedanya angka 1-nya sekarang berdampingan dengan angka 0. Silakan tebak sendiri semester berapa saya sekarang. Dan ini adalah penampakan barang-barang itu:
![]() |
| Undangan Pelantikan Mahasiswa Baru angkatan 2008 |
![]() |
| Osmaru Magazine, hanya bisa didapatkan ketika kamu mengikuti Osmaru |
![]() |
| KRS semester 1 |
![]() |
| Catatan kuliah semester 1, saya masih menggunakan buku tulis bukan loose leaf dan binder selayaknya mahasiswa. Dan saya masih menggunakan huruf sambung |
Tips dari saya: pilihlah barang-barang yang memang berguna/penting/memorable untuk kamu simpan. Jangan terlalu menumpuk barang yang tidak penting. Lebih baik kamu berikan saja ke tukang rosok, supaya tukang rosok bisa berguna.




No comments:
Post a Comment